Konon ketika malaikat datang kepada Nabi Ibrahim, kekasih Allah, untuk menjajaki kesiapannya menghadap Allah dan meninggalkan dunia yang fana ini, beliau menjawab, “Tolong sampaikan kepada Allah, bukankah Ia yang menjadikanku kekasih-Nya? Lalu tanyakan: Adakah kekasih yang suka mencabut nyawa kekasihnya?”
Setelah melapor (Dan Allah Maha Mengetahui), malaikat itu diperintahkan oleh Allah untuk menyampaikan pesan-Nya. “Kalau tak ada kekasih sejati yang suka mencabut nyawa kekasihnya, adakah kekasih yang menolak berjumpa dengan kekasih-Nya?”
KH. Rahmat Abdullah dalam Energi Cinta